ARTIKEL

BAYI TERSERANG FLU DAN BATUK, HARUSKAH MINUM OBAT?

Saturday, 31 August 2019

SHARE      

Bayi Terserang Flu dan Batuk, Haruskah Minum Obat?

Virus penyebab flu dan batuk sangat mudah menyerang anak-anak, termasuk bayi. Hal itu berkaitan dengan sistem kekebalan tubuhnya yang masih belum berfungsi dengan sempurna.

Saat bayi mengalami flu dan batuk, seringnya orangtua merasa panik dan berusaha mencari cara untuk mengatasi penyakit tersebut, salah satunya dengan memberi obat pereda flu dan batuk. Tapi sebenarnya, perlukah konsumsi obat pada bayi yang mengalami flu dan batuk?

Pemberian obat pada bayi, terutama yang berusia di bawah 2 tahun, tidak boleh sembarangan. Itu bertujuan untuk mencegah terjadinya efek samping yang serius pada Si Kecil. Meski begitu, bukan berarti orangtua boleh mengabaikan gangguan kesehatan, termasuk flu dan batuk yang terjadi pada bayi. Segera cari bantuan medis jika gejala yang dialami anak bersifat berat dan tak kunjung sembuh.

Saat flu dan batuk menyerang bayi, ibu sebenarnya tidak perlu terlalu panik. Sebab, virus influenza yang memicu gejala tersebut sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 4–7 hari. Penyakit flu dan batuk biasanya akan reda dengan sendirinya dalam beberapa hari. Nah, berikut ini adalah hal-hal yang sebaiknya diperhatikan orangtua saat bayi terserang virus flu dan batuk, di antaranya:

  1. Perbanyak Asupan Cairan

Agar bayi lebih cepat sembuh dan terhindar dari hal yang tidak inginkan, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya. Ini penting untuk menghindari bayi dari dehidrasi, yaitu kondisi di mana tubuh kekurangan asupan cairan. Bayi yang masih berusia di bawah 3 bulan dianjurkan untuk diberi Air Susu Ibu (ASI) saja. Pada bayi yang sudah berusia lebih dari 4 bulan, ibu bisa membantu memenuhi asupan cairan tubuhnya dengan memberi sedikit air putih, tapi tetap mengutamakan ASI.

  1. Redakan Demam

Jika flu dan batuk disertai demam, segera beri pertolongan untuk menurunkan suhu tubuh Si Kecil yang naik. Namun, bukan berarti ibu boleh sembarangan memberi obat penurun panas. Tetap harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, seputar jenis obat yang aman serta dosis pemberian yang tepat.

  1. Buat Bayi Merasa Nyaman

Saat mengalami flu dan batuk, bayi mungkin akan merasakan juga gejala berupa gangguan pada saluran pernapasan. Maka dari itu, penting bagi para orangtua untuk membantu agar bayi selalu berada pada posisi yang nyaman, misalnya dengan membuat Si Kecil tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi. Hal ini bisa membantu melegakan pernapasan, tapi jangan terlalu tinggi, sebab posisi kepala yang terlalu tinggi malah berisiko mengganggu jalan napas bayi.

Lantas, kapan bayi perlu diberi obat untuk meredakan flu dan batuk? Ketika anak mulai merasa tidak nyaman, rewel dan tidurnya terganggu karena terus menerus batuk. Ibu bisa memilih bodrexin Flu dan Batuk untuk mengatasinya. Selain ampuh dan aman, obat yang satu ini memiliki rasa jeruk yang manis dan disukai anak-anak. Kandungan Phenylephrine (PE) pada obat ini aman bagi lambung anak-anak dan membantu melegakan hidung tersumbat.

Untuk meredakan flu pada Si Kecil, ibu bisa memilih bodrexin Flu dan Batuk Sirup yang memiliki dua varian tergantung kebutuhan. Bila gejala flu disertai dengan batuk berdahak, pilih bodrexin Flu & Batuk PE. Sementara flu dan batuk yang tidak disertai dahak bisa diatasi dengan bodrexin Flu & Batuk Tidak Berdahak PE. Kedua varian bodrexin ini memiliki kandungan Phenylephrine yang aman sebagai dekongestan serta membantu melegakan hidung tersumbat. bodrexin Flu dan Batuk ini cocok untuk diberikan pada Si Kecil yang sudah berusia 2 tahun dan sesuai dengan petunjuk dokter atau anjuran pada kemasan.

  BACA JUGA

Alasan Flu pada Anak Juga Sebabkan Batuk

Batuk merupakan refleks tubuh untuk membersihkan saluran udara dari berbagai zat asing, seperti mikroorganisme, lendir, dan iritan. Anak-anak termasuk kelompok usia

Artikel09/09/2019

Selain Sirup, Tablet Sama Baiknya untuk Turunkan Demam

Jenis obat cair biasanya lebih disukai anak-anak karena mudah dikonsumsi. Selain itu, obat cair pun lebih bisa ditolerir anak-anak karena rasanya yang manis. Lantas

Artikel30/08/2019

4 Tips Liburan Saat Anak Flu dan Batuk

Liburan sekolah anak tahun ini jatuh di awal musim kemarau, di mana cuaca terasa sangat panas di siang harinya.

Artikel02/07/2019