ARTIKEL

FAKTA PENTING PARACETAMOL: OBAT PENURUN PANAS UNTUK ANAK!

Friday, 25 September 2020

SHARE      

Fakta Penting Paracetamol: Obat Penurun Panas untuk Anak!

Memilih dan memberikan obat penurun panas untuk anak bukanlah satu hal yang bisa dilakukan secara sembarangan. Hal utama yang harus Bunda perhatikan adalah mengenai bahan yang terkandung di dalam obat demamnya, apakah aman atau tidak untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Salah satunya adalah kandungan Paracetamol yang bekerja dengan cara mengurangi produksi zat penyebab peradangan yang menyebabkan anak mengalami demam atau nyeri di tubuhnya. Lalu, apa yang harus Bunda perhatikan sebelum memberikan obat demam yang mengandung Paracetamol pada anak?

  • Pastikan bahwa Si Kecil tidak memiliki alergi pada obat-obatan ya, Bunda.
  • Perhatikan suhu tubuh Si Kecil, apabila panasnya mencapai 38,5 derajat, Bunda baru bisa memberikan obat yang mengandung Paracetamol.
  • Redakan demam dengan cara mengompres beberapa bagian tubuh seperti dahi, ketiak, dan lipatan paha Si Kecil menggunakan handuk atau kain bersih yang dibasahi menggunakan air hangat dan lakukan beberapa kali hingga demamnya menurun.
  • Pastikan bahwa Si Kecil memakai pakaian yang tidak terlalu tebal dan mudah menyerap keringat. Hal ini membantu keringat Si Kecil keluar dari pori-pori tubuhnya.
  • Tidak memberikan obat yang mengandung Paracetamol untuk anak usia dibawah dua tahun tanpa petunjuk dari dokter.

Bagaimana aturan memberikan Paracetamol sebagai obat penurun panas untuk anak?

Paracetamol termasuk dalam kategori obat analgesic atau pereda rasa sakit dan juga dimanfaatkan sebagai penurun demam, salah satunya pada anak. Untuk aturan pemberian obat yang mengandung Paracetamol tentu disesuaikan dengan usia dan keluhan yang dialami. Pada anak-anak, biasanya Paracetamol diberikan dengan dosis 10-15 mg per kilogram berat badannya. Frekuensi pemberian obatnya pun harus diberi jarak minimal 4-6 jam sekali dan tidak boleh diberikan lebih dari lima kali sehari.

Bentuk obat demam untuk anak yang mengandung Paracetamol pun beraneka ragam, mulai dari tablet hisap hingga sirup. Jika Bunda memilih untuk memberikan obat demam dalam bentuk sirup, jangan lupa untuk mengocoknya terlebih dahulu setidaknya selama 10 detik untuk memastikan kandungan obatnya sudah tercampur dengan baik. Setelah itu, berikan obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan (biasanya tertera dalam kemasan) menggunakan sendok takar yang sudah disediakan untuk menghindari pemberian obat secara berlebihan.

Bagaimana memilih obat penurun panas untuk anak yang cocok?

Tak perlu bingung, Bunda. Saat ini bodrexin Demam Sirup yang mengandung Paracetamol dan bodrexin Tablet yang mengandung Acetosal telah hadir dalam varian rasa jeruk yang disukai oleh anak-anak, lho. Kandungan inilah yang ada di dalamnya sudah terbukti secara turun-temurun membantu menurunkan demam anak, sehingga mereka tak perlu takut lagi saat tiba waktunya minum obat.

Bunda juga tak perlu bingung, karena saat ini bodrexin Demam Sirup atau bodrexin Tablet rasa jeruk manis bisa dibeli secara online di Tempo Official Store melalui E-commerce kesayangan seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan Lazada. Dengan begini, persediaan obat di rumah bisa lebih lengkap, deh.

Selain itu, yuk ajak Si Kecil untuk selalu menerapkan pola hidup sehat berikut ini agar terhindar dari demam.

  • Rajin mencuci tangan menggunakan sabun di bawah air mengalir, terutama setelah bermain atau memegang benda tertentu.
  • Selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer sebagai pengganti sabun dan air untuk menjaga tangan agar terbebas dari kuman dan bakteri penyebab penyakit.
  • Menutup mulut menggunakan tisu sekali buang atau lipatan siku saat bersin dan batuk.
  • Olahraga bersama keluarga dan tidak jajan sembarangan.
  BACA JUGA

Mengintip Manfaat Kandungan bodrexin Untuk Meringankan Flu dan Batuk Anak

Memilih obat flu dan batuk untuk anak bukanlah hal yang bisa dilakukan dengan sembarangan. Hal utama yang harus Bunda perhatikan adalah kandungan bahan yang ada di dalamnya.

Artikel16/11/2020

Bunda, Yuk Bedakan Antara Sakit Pilek dan Flu Serta Batuk Biasa dengan yang Terpapar COVID-19

penting sekali untuk bedakan antara sakit pilek dan flu serta batuk biasa dengan yang terpapar COVID-19. Apa saja, ya?

Artikel26/10/2020

Solusi Saat Buah Hati Terserang Flu dan Batuk

Selain dengan berbagi informasi dengan saudara, teman, dan mengonsultasikannya langsung dengan dokter, simak beberapa tips yang juga bisa Bunda lakukan berikut ini.

Artikel21/10/2020